INHALENSI

Hai hai, berhubungan gw baru pertama kali buat blog dan gw bingung mau nulis apaan, jadi kali ini gw bakalan ngepost tentang inhalensia. Semoga bermanfaat:)))))

INHALENSI

INHALEN / SOLVEN

 

Inhalen merupakan produk yang mudah didapat dipasaran seperti bensin, pernis, aseton untuk pembersih warna kuku, lem, pengencer cat, tip-ex, semprotan, freon dan menghasilkan uap dari pelarut organik yang sangat mudah menguap yang bila disalahgunakan misalnya dengan menghirup uap dan gasnya dapat menyebabkan kerusakan serius dan bahkan kematian.

Inhalen mengandung bahan-bahan kimia yang bertindak sebagai depresan. Depresan memperlambat sistem syaraf pusat, mempengaruhi koordinasi gerakan anggota badan dan konsentrasi pikiran.

Inhalen mempengaruhi otak dengan kecepatan dan kekuatan yang jauh lebih besar dari zat lain, hal ini dapat mengakibatkan kerusakan fisik dan mental yang tidak dapat disembuhkan. Mati lemas dan mati secara tiba-tiba dapat terjadi, walau “ngelem” baru dilakukan pertama kali.

 

SEJARAH SINGKAT

Berlangsung selama abad ke 19 di Eropa dan di AS. Eter digunakan sebagai narkoba untuk rekreasi selama masa Prohibition dalam tahun 1920-an, ketika alkohol menjadi bahan ilegal. Dalam tahun 1940-an, pengunaan bahan-bahan

pelarut, khususnya bensin, untuk tujuan rekreasi, menjadi populer.

Penyalahgunaan Inhalansia di Amerika Serkat meningkat pada tahun 1950-an dan saat ini digunakan luas di antara orang-orang dewasa.

Pada tahun 1960-an, menghirup zat pelarut telah menyebar hingga berbagai jenis produk komersial termasuk bahan cat, dan pelarut pernis, penghapus

cat kuku, semir sepatu, bahan cairan penyelut rokok, semprotan cat dan lain-lain.

 

Di tahun-tahun yang lebih belakangan ini, menghirup bahan perekat dan gas menjadi masalah yang luas pada anak-anak jalanan tanpa rumah di Asia Selatan, Meksiko, Eropa Timur, Kenya dan di wilayah lain di seluruh dunia. Anak-anak jalanan menggunakan INHALANSIA ini untuk mereda sakit

kelaparan, kedinginan dan keputus-asaan. Menghirup gas dan zat penyemprot juga secara umum dilakukan di daerah-daerah terpencil di Kanada, Amerika, Australia, Selandia Baru dan beberapa kepulauan Samudera Pasifik.

 

ASAL MULA

 

Inhalansia” berupa uapan zat-zat beracun yang dihirup untuk cepat mencapai “berlayang tinggi”. Di antara lebih dari 1.000 produk rumah tangga yang dapat disalahgunakan sebagai Inhalansia, yang sering dipakai adalah semir sepatu, bahan perekat, toluene*, bensin, minyak penyala api, oxida nitrus† atau “whippets”, cat semprotan, cairan pengoreksi, cairan pembersih, nitrit amil‡ atau “poppers”, pengharum ruangan kamar ganti atau “rush”, cairan pelarut

pernis, atau pelarut cat lainnya. Kebanyakan dari zat-zat ini sama seperti zat

anestesia, yang memperlambat fungsi-fungsi tubuh. Setelah mencapai “berlayang tinggi” awal dan kehilangan kendala, diikuti oleh ngantuk,

perasaan ringan kepala dan kemudian hasutan. Zat-zat kimia secara cepat memasuki cairan darah melalui paru-paru dan organ lainnya, dan kadang-kadang mengakibatkan kerusakan fisik dan mental, yang tidak dapat disembuhkan.

 

Bahan pengirup dapat dimasukkan ke dalam empat jenis golongan:

 

  1. Cairan yang menguap pada suhu kamar.

Jenis ini terdapat di banyak produk rumah tangga dan industri yang mudah diperoleh dimana-mana, seperti pelarut cat, pembersih bahan pelumas, bahan perekat, cairan koreksi dan cairan alat penulis berujung lakan.

 

  1. Bahan penyemprot

seperti semprotan cat dan semprotan rambut, semprotan minyak goreng nabati dan pelindung kain.

 

  1. Bahan gas zat anastesia medis

eter, chloroform dan oxida nitrus, juga dikenal sebagai “gas ketawa”, gas butan untuk penyelut api, propan, alat penyedia krim kocok dan bahan penyejuk.

 

  1. Zat nitrit [bahan kimia yang dipakai di pengawet makanan, pembersih

kulit, penyegar udara kamar, dll.]

dianggap sebagai golongan khusus inhalansia, yang langsung mempengaruhi sistem syaraf, saraf

otak dan saraf tulang belakang. Bahan-bahan ini terutama digunakan untuk

pendorong sex dan biasanya dikenal sebagai “poppers” atau “snappers”.

KEGUNAAN

Inhalensi banyak terdapat di berbagai bahan kimia yang mudah didapat di pasaran, zat kimia ini banyak digunakan di pembersih warna kuku, lem, pengencer cat, tip-ex, semprotan, Freon, dsb.

CARA PENGGUNAAN

Inhalan dapat diisap melalui hidung atau mulut dengan berbagai cara :

  • Dihirup ( sniffing ) atau snorting dari uap / asap inhalan tersebut
  • Menyemprotkan langsung kehidung atau mulut, efeknya lebih kuat.
  • Bagging, menghirup atau menghisap uap/asap dari zat yang telah

disemprotkan atau ditampung kedalam kantung plastik atau

kantung kertas

  • Huffing, menghisap melalui bahan kain yang telah direndam

kedalam zat inhalan

  • Menghisap dari balon yang telah diisi oksida nitrit

 

TANDA – TANDA PEMAKAI INHALEN

  • Mata merah, berkaca-kaca atau berair.
  • Pengucapan kata-kata yang lambat, bergumam kental dan tidak

jelas.

  • Terdapat noda cat pada tangan atau sekitar mulut.
  • Terlihat seperti orang mabuk.
  • Bau bahan kimia di dalam ruangan.
  •  Bau mulut yang tidak biasa

 

Dampak

 

pusing-pusing, bersin, batuk, hidung berdarah, merasa lelah, hilangnya koordinasi, hilangnya nafsu makan, detak jantung dan pernafasan berkurang. Pengaruh lainnya adalah gangguan penglihatan, bicara cadel, mata berair. Penggunaan inhalansia secara terus-menerus dapat merusak liver, ginjal, darah, sumsum tulang.

Secara psikologis menyebabkan : lupa, sukar berpikir, perasaan tertekan, sikap bermusuhan, dan sikap curiga (waham).

Efek jangka pendek yang dirasakan saat menghirup uap solven meliputi gejala-gejala sebagai berikut:
1. Denyut jantung meningkat
2. Mual-muntah
3. Halusinasi
4. Mati rasa atau hilang kesadaran
5. Susah bicara atau cadel
6. Kehilangan koordinasi gerak tubuh.

Karena uap solven tersebut bisa terakumulasi di jaringan tubuh, dalam jangka panjang jika terhirup terus menerus bisa memberikan efek jangka panjang. Di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Kerusakan otak (bervariasi, mulai dari cepat pikun, parkinson dan kesulitan mempelajari sesuatu).
2. Otot melemah.
3. Depresi.
4. Sakit kepala dan mimisan.
5. Kerusakan saraf yang memicu hilangnya kemampuan mencium bau dan mendengar suara.
6. Toksis pada hepar, otak, jantung & ginjal
7. Kelainan pada paru seperti asma dan pneumonitis hipersensitif
8. Cepat lelah
9. Kulit membiru
10. Kematian mendadak jika sampai melewati batas ambang toleransi tubuh.

Bahaya :

  • Merasa dirinya bisa terbang, sehingga bisa terjun dari tempat tinggi tanpa mati
  • Keracunan akut, bisa mati mendadak akibat menghisap inhalansia
  • Kejang saluran nafas
  • Keracunan kronis merusak organ tubuh otak, ginjal, paru-paru, jantung, sunsum tulang
  • Kulit bisa mengelupas karena keracunan terpentine (zat mudah menguap)

Pencegahan inhalensi:

1.Jangan pernah berfikir untuk mencoba, meskipun hanya sekali

Namanya anak muda, sifat yang paling umum adalah rasa penasaran. Sebenarnya sifat ini bisa positif jika memberikan pengetahuan bagi kamu. Namun rasa penasaran itu akan merusak ketika kamu ingin mengetahui rasa narkoba meskipun Cuma sekali, Satu hal yang perlu kamu ingat narkoba merupakan obat-pbatan yang mengandung zat atau kandungan yang dapat membuat kamu ketagihan. Sekali kamu mencobanya,maka seumur hidup kamu akan ketagihan.

 

2.Jangan berfikir bahwa narkoba adalah dewa penyelamatmu.

Namanya hidup, pasti ada suka dan dukanya. Alangkah indahnya jika dunia ini dipenuhi suasana yang asyik-asyik terus. Namun tidak demikian adanya, bukan? Orang akan mudah mengontrol dirinya ketika merasa senang dan riang. Tapi hal itu tidak mudah dilakukan ketika orang harus menghadapi persoalan-persoalan sulit, rumit, bikin stress, atau depresi. Berdasar dari banyak kasus, seseorang akan mudah dicekoki narkoba ketika dirinya sedang dalam keadaan down. Untuk itu kamu harus selalu waspada. Ingatlah selalu kalau narkoba akan mengacaukan perasaanmu, malah akan menambah banyak persoalanmu. Kalau pun seseorang pemakai narkoba merasa punya perasaan gembira dan nyaman, itu hanya bersifat sementara waktu saja. Ketika pengaruh narkoba itu habis, maka si penggunanya akan merasakan hal-hal yang sebaliknya. Tidak heran jika akhirnya si pengguna akan mencari dan menagih narkoba yang sama.

Makanya, kamu perlu meningkatkan iman dan ketakwaanmu pada Tuhan. Biasakan mengadu kepada Tuhan tentang perasaan sedih dan duka yang sedang kamu rasakan. Niscaya, Dia akan selalu mendengar dan membantu keluh-kesah umatNya. Secara otomatis, hal itu juga akan membentengi dirimu dari desakan untuk mencoba-coba narkoba.

 

3.Jangan bilang kalau hanya sebagian jenis narkoba saja yang mematikan, namun sebagian lagi justru menyehatkan.

Berdasarkan riset medis, merokok saja dapat membahayakan tubuhmu. Dari hasil penelitian Departemen Kesehatan dari Australia Barat dikatakan bahwa rokok yang kamu hisap itu mengandung kurang lebih 4.000 bahan kimia. Empat puluh dua jenis dari bahan-bahan kimia tersebut,berisikan racun yang dapat merusak tubuhmu dan memicu kanker.Lain lagi dengan ganja(kanabis), jenis narkoba ini dapat mempengaruhi sistem syaraf dan memperlambat kegiatan dalam otak bahkan dapat memicu gangguan jiwa berat jika kamu memiliki keturunan genetika yang berisiko tinggi.

Kalau ecstasy merupakan jenis narkoba yang dibuat dari kumpulan bahan kimia. Pengaruhnya sama dengan amfetamin dan halusinogen. Jika seseorang menggunakan secara berlebihan dalam satu waktu, dampak yang harus ditanggung adalah kematian. Sedangkan putaw atau heroin adalah zat yang berasal dari popi opium, bunga yang tumbuh di iklim panas dan kering. Untuk kedokteran, zat ini biasa digunakan sebagai penghilang rasa sakit (analgesia). Namun kalau kamu pakai tanpa izin dokter atau pun mencampurnya dengan obat- obatan lain, hal ini sama saja dengan membahayakan hidupmu sendiri! Bagaimana tidak? Dengan pemakaian dosis tinggi, maka akan terjadi kerusakan otak yang parah.

 

4.Pakai narkoba dengan cara menghirup uap lem atau zat lain adalah murah tapi mematikan

Penggunaan narkoba dengan cara menghirup/inhalen, yang umumnya disebut “sniffing glue” atau “ngelem” adalah sangat berbahaya! “Ngelem” dapat menyebabkan kematian mendadak(sudden sniffing death syndrome), baik buat yang sudah berpengalaman apalagi yang baru mencobanya. Dengan menghirup zat-zat inhalan tersebut, maka otak, lever dan ginjal si penghirup dapat rusak.

 

5.Selektif memilih teman jalan ataupun temen dekat

Teman yang baik adalah teman yang selalu ada didekatmu, baik dalam keadaan senang maupun duka. Teman yang baik juga harus mampu memberi masukan, saran dan kritik yang membangun. Teman yang baik adalah seorang yang juga bisa mengajakmu meraih prestasi, baik dalam pelajaran, olahraga atau pun ekstrakurikuler lainnya. Tapi kalau temanmu berusaha merayu, memaksa, apalagi memerasmu untuk mengkonsumsi narkoba, itu bukan teman namanya! Bergaul boleh dengan siapa saja, asalkan waspada jika ada seseorang yang baru dikenal langsung memintamu untuk merasakan ‘nikmatnya’ narkoba. Ingat, bukan berarti jadi kuper (kurang pergaulan) jika kamu tidak bergaul dengan orang-orang pemakai narkoba.

 

Penanggulangan

 

  1. Mengadakan pendidikan secara mendalam pada setiap kasus Narkotika apa yang melatarbelakanginya.
  2.  Menutup/menyegel tempat hiburan malam yang telah diduga menjadi sarang peredaran narkoba
  3.  Menindak tegas setiap pelaku penyalahgunaan Narkotika dengan hukuman yang berat agar mereka jera.
  4. Pemerintah harus memperhatikan betul aparat-aparat penegak hukum seperti polisi, jaksa, hakim dan lain-lain agar tidak mempermainkan kasus narkoba dengan memberi hukuman yang ringan pada bandar-bandar narkoba yang tertangkap.

 Dana yang dialokasikan untuk kampanye penanggulangan narkoba agar diperbesar baik dari APBN maupun APBD.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s